AsatuUpdate –
Pekerjaan peningkatan jalan lingkungan Kp. Tapos, RT 03, RW 04, Kelurahan Tapos, Kecamatan Tapos, Kota Depok, menjadi sorotan publik setelah proses pengecoran dimulai pada Jumat malam (14/8/26). Ketiadaan penanggung jawab maupun pihak kontraktor di lokasi, memunculkan pertanyaan atas transparansi dan pengawasan proyek.
Terkait hal ini, pihak dinas diminta menindak dan melakukan koreksi kembali atas hasil pekerjaan,Sabtu (15/08/26).
Dari sumber yang didapat dari sebelumnya, akses jalan telah diblokir sejak Rabu (12/8/26) untuk persiapan pekerjaan, termasuk pemasangan bekisting.

Pada saat pengecoran dimulai Jumat malam, tidak ditemukan pihak penanggung jawab pekerjaan maupun perwakilan kontraktor yang dapat memberikan informasi resmi. Hanya seorang mandor beserta para pekerja yang terlihat berada di lapangan.
Ketiadaan pihak yang berwenang untuk memberikan keterangan terkait spesifikasi teknis, proses pelaksanaan, maupun penanggung jawab kegiatan menimbulkan tanda tanya besar. Pasalnya, proyek yang menggunakan anggaran pemerintah memerlukan pengawasan ketat dengan standar yang telah ditetapkan.
Dalam hal ini, proses pengecoran jalan, mutu beton, ketebalan lapisan, komposisi material, metode pelaksanaan, serta kesesuaian dengan dokumen kontrak diperlukan kehadiran personel pengawasan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok terutama pada tahap pengecoran yang menentukan kualitas akhir dari pekerjaan peningkatan jalan.
Tampak banner proyek yang terpasang di lokasi, pekerjaan ini merupakan Peningkatan jalan Lingkungan yang bersumber dari APBD Kota Depok Tahun Anggaran 2026. Nilai pekerjaan tercatat sebesar Rp83.566.424, dengan masa pelaksanaan 35 hari kalender, mulai 29 Juli hingga 1 September 2026. Pelaksana tercantum PT Marshada Karya Libersa, sedangkan konsultan pengawas adalah PT Anna Babussalam Sejahtera.
Untuk mendapat klarifikasi dan konfirmasi kepada pihak kontraktor, konsultan pengawas, maupun DPUPR Kota Depok terkait pelaksanaan pekerjaan peningkatan jalan yang telah selesai dilaksanakan hingga berita ini ditayangkan, belum diperoleh keterangan dari pihak terkait. (*/red).



